Cerita Pemain Rugby yang Jadi Korban Terakhir Reynhard Sinaga

Cerita Pemain Rugby yang Jadi Korban Terakhir Reynhard Sinaga

Cerita Pemain Rugby yang Jadi Korban Terakhir Reynhard Sinaga

172jk.com – Kasus pemerkosaan pada 195 pria di Inggris yang dilakukan Reynhard Sinaga, ternyata berhasil terungkap berkat seorang pemain rugby. Remaja 18 tahun yang hampir menjadi korban si Predator itu dan berhasil lolos lalu melapor pada polisi.

Jika bukan karena sang pemain rugby yang berani melawan kejahatan Reynhard, kasus biadab itu mungkin belum terungkap. Dilansir dari Daily Mail, Rabu (8/1), dalam kesaksiannya, pemain rugby itu telah mengungkapkan bagaimana ia menghentikan petualangan pemerkosa paling berbahaya di dunia itu.

Reynhard akhirnya tertangkap ketika pemain rugby itu sadar di lantai kamar mandi dan melakukan perlawanan lalu pergi melapor polisi dan menyerahkan telepon Reynhard Sinaga.

Remaja itu memberi kesaksian di pengadilan bagaimana ia terbangun dengan celana panjang yang sudah melorot di sekitar pergelangan kakinya.

Dia memukul Reynhard begitu parah hingga Reynhard menderita perdarahan di otak dan harus dibawa ke rumah sakit. Karena itu sempat terjadi salah sangka di awalnya.Korban berusia 18 tahun itu justru yang ditangkap karena telah memukul Reynhard.

Baca Juga : Begadang Tiap Hari untuk Belajar, Bocah Ini Alami Peradangan Otak Parah

Akan tetapi karena Reynharyd Sinaga meninggalkan iPhone 4 di saku belakangnya yang berisi video cabul saat dia memperkosa pria-pria yang diberi obat bius, barulah polisi tergerak.

Polisi juga menemukan Reynhard telah mencari korban di Facebook dan menyimpan detail profil korbannya.Reynhard juga lebih lanjut menyimpan barang-barang korban sebagai sovenir termasuk telepon, jam, SIM dan kartu restoran.

Penyelidikan polisi pun dimulai setelah laporan pemain rugby itu. Korban berkata Reynhard Sinaga seperti orang yang ramah sehingga tanpa rasa takut, dia ikut pergi ke flatnya. Ia juga ingat Reynhard Sinaga menuangkan dua cairan merah dan cairan bening sebelum dia pingsan. Lalu bangun berjam-jam kemudian dan mendapati dirinya telah dianiaya.

“Saya harus membela diri untuk keluar dari sana. Saya mencoba mendorongnya. Saya mencoba memukulnya (Reynhard) untuk menjauh dari saya. Dia menjebakku di rumahnya hampir sepanjang malam. Saya memang kejam saat itu, tapi saya harus memukulnya beberapa kali untuk menghentikannya dari menyerang saya,” jelasnya.

Jaksa penuntut umum Simpkin mengatakan, ketika korban terbangun, dia dalam posisi berbaring telungkup dengan celana jins dan celana boxer sudah melorot di sekitar lututnya. Reynhard saat itu sudah dalam kondisi telanjang. Pemain rugby mendorong Reynhard. Lalu pelaku berdalih menuding korbannya itu sebagai penyusup yang masuk ke apartemennya.

“Yang terjadi selanjutnya adalah perkelahian dengan Reynhard berulang kali. Reynhard menggigit pemain rugby itu lalu saling memukul beberapa kali,” paparnya.