Istri Siksa Perempuan Lain Pakai Mainan Seks, Pria di India Bunuh Diri

Istri Siksa Perempuan Lain Pakai Mainan Seks, Pria di India Bunuh Diri

Istri Siksa Perempuan Lain Pakai Mainan Seks, Pria di India Bunuh Diri

172jk.com – Seorang pria di India dilaporkan bunuh diri setelah menyaksikan sang istri menyiksa perempuan lain menggunakan mainan seks.

Peristiwa itu terjadi di Andhra Pradesh. Pria 47 tahun itu mengakhiri hidupnya dengan cara meloncat dari lantai tiga apartemennya.

Baca juga: Sedang Nonton Film Porno, Turis dari Inggris Meninggal di Toko Mainan Seks Italia

Berdasarkan laporan media India, si istri yang berumur 32 tahun bakal berpakaian seperti pria, dan kemudian membujuk calon korbannya.

Polisi menyatakan, mereka menemukan kantong besar berisi mainan seks setelah melakukan penggerebekan di rumah pasangan itu 9 November lalu.

Baca Juga : Selena Gomez Mengaku Dikritik karena Perubahan Berat Badan Akibat Lupus

Ketika polisi tengah menanyai pasangan itu, tiba-tiba si pria berlari ke teras dan langsung meloncat. Dia sempat dilarikan ke rumah sakit, namun meninggal malam harinya.

Dilaporkan Gulf News awal pekan ini, pria yang memutuskan bunuh diri itu diketahui merupakan suami ketiga dari perempuan tersebut.

Kasus itu menyeruak setelah gadis 17 tahun melapor, dan mengaku dia dilecehkan secara seksual oleh pria bernama Krishna Kishore Reddy.

Setelah dilakukan penyelidikan, terungkap bahwa Reddy sebenarnya adalah wanita yang senang memakai pakaian lelaki, dan memotong pendek rambutnya.

Perempuan itu disebut meninggalkan desanya pada 2016, dan pindah ke Ongole di Andhra Pradesh, di mana dia menikah untuk ketiga kalinya.

Polisi setempat menyatakan, perempuan tersebut selalu berpose layaknya pria, dan berusaha mendekati para gadis di bawah umur.

Pelaku dilaporkan juga berencana untuk mengajak gadis 17 tahun yang melaporkan pelecehan untuk tinggal bersama dia dan suaminya.

Gadis itu dilaporkan percaya bahwa Reddy adalah wanita itu adalah dua sosok berbeda sebelum menemukan sendiri kebenarannya.

Adapun diberitakan Times of India, perempuan itu ditahan dan dijerat berdasarkan Undang-undang Perlindungan Anak dari Pelecehan Seksual.