‘Pencuri Robin Hood Banker Dari Klien Kaya untuk Membantu Kaum Miskin

Pencuri Robin Hood Banker Dari Klien Kaya untuk Membantu Kaum Miskin

172jk.com – Gilberto Baschiera, bekas manajer satu bank di Forni di Sopra, satu kota kecil di Dolomite Alps Italia, sudah dijuluki “Robin Hood Banker” sebab ambil seputar € 1 juta ($ 1,15 juta) dari rekening penabung yang kaya, saat beberapa waktu , untuk menolong orang miskin penuhi prasyarat untuk utang.

Semua diawali pada tahun 2009, pada puncak krisis keuangan global, saat persyaratan bank untuk penilaian kesepakatan credit beralih. Itu tak akan mengenai penilaian keseluruhnya pelanggan, tapi mengenai keandalan client, yang dibangun di meja bank, di computer. Menjadi saat seseorang pria lokal hadir ke kantor Gilberto Baschiera minta utang kecil, serta manajer bank lihat jika ia tidak penuhi prasyarat menurut persyaratan baru, ia terasa kasihan kepadanya. Alih-alih menolaknya seperti yang dikerjakan umumnya manajer bank, Baschiera ambil beberapa uang dari account client kaya, serta menambahkannya ke account orang miskin itu, hingga ia penuhi prasyarat. Tapi ini hanya awal dari karier Gilberto Baschiera menjadi Robin Hood moderen dunia perbankan.

Tidak perlu waktu lama untuk berita mengenai kedermawanan manajer bank untuk menebar lewat Forni di Sopra, satu komune yang relatif kecil dengan seputar 1.000 orang, serta masyarakat ditempat yang lain mulai berpaling padanya untuk pertolongan dengan kwalifikasi untuk utang. Ia menolong mereka seperti ia lakukan yang pertama, dengan ambil uang dari account client kaya, tapi menyampaikan pada mereka semua untuk membayar jumlahnya ini secara cepat, hingga ia dapat menutupi jejaknya. Mereka semua dengan suka hati sepakat, tapi tidak semua membayar utang mereka, tinggalkan Baschiera diungkap. Sesudah tujuh tahun, eksploitnya menjadi “Robin Hood Banker” diketemukan, serta ia dijatuhi hukuman dua tahun penjara atas kejahatannya.

Baca Juga : Cara Mudah Merawat Tanaman Kaktus agar Tidak Mati dan Luruh

Mujur buat pahlawan kita, bukti jika dia tidak ambil satu sen juga dari uang yang dihisapnya dari account client kaya untuk dianya, serta jika ini ialah pelanggaran kriminil pertamanya yang membuat ketidaksamaan besar. Menjadi sisi dari persetujuan pembelaan, Gilberto Baschiera terima hukuman eksperimen, serta akan tidak melakukan hukuman penjara yang sebetulnya. Akan tetapi, ceritanya tidak mempunyai akhir yang bahagia. Menurut pengacaranya, Roberto Mete, Baschiera kehilangan pekerjaan serta tempat tinggalnya, yang diambil alih oleh negara.

“Ia fikir ia akan tidak mengerjakannya lagi,” kata Mr Mete pada BBC. “Dia meyakini ia dapat menolong orang. Tapi saat ini ia kehilangan pekerjaan serta tempat tinggalnya sendiri ”.

“Ia ingin menolong beberapa orang yang tidak bisa terhubung utang lewat cara biasa,” pengacara Baschiera memberikan. “Dia membuat seperti skema pembiayaan bayangan, ia yakin jika beberapa orang yang ia tolong akan membayar kembali, serta sebagian dari mereka tidak. Ia menuturkan pada pihak berkuasa kenapa ia mengerjakannya, serta jika ia fikir beberapa orang yang ia tolong akan sukses membayar kembali uang itu ”.

Dalam satu interviu dengan media massa Italia La Repubblica, Robin Hood Banker menyampaikan jika skema perbankan “tinggalkan pensiunan dengan beberapa orang minimal serta muda tiada sumber daya”, memberikan jika “Saya tetap berfikir jika tidak hanya membuat perlindungan penabung, pekerjaan kami ialah menolong mereka yang memerlukan ”. Alat Italia memberikan laporan jika Baschiera menyebut semua client yang akunnya ia sumbangkan uang untuk menuturkan perbuatannya.

Manajer bank yang murah hati menyampaikan jika ia bisa kembali pada waktu lantas, ia mungkin akan tidak lakukan hal sama lagi, sebab harga yang ia bayar karena itu “sangat tinggi”.