SBY: Pak Prabowo, Sejarah Akan Mencatat Bapak sebagai “Champion of Democracy”

SBY: Pak Prabowo, Sejarah Akan Mencatat Bapak sebagai “Champion of Democracy”

172jk.com – Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudoyono (SBY) memberikan pujian pada capres Prabowo Subianto yang akan menuntut Hasil Pemilihan presiden 2019 ke Mahkamah Konstitusi.

Hal tersebut dikatakan SBY dalam satu video yang diupload di Youtube Demokrat TV, Rabu (22/5/2019) pagi hari.

“Pak Prabowo, apa pun dari hasil tuntutan Bapak ke Mahkamah Konstitusi kelak, riwayat akan mencatat Bapak jadi seseorang yang konstitusionalis dan seseorang yang menghargai pranata hukum, champion of democracy, satu legacy yang akan dikenang dengan indahnya oleh generasi akan datang,” kata SBY.

SBY mengatakan suka sebab Prabowo mengatakan pada beberapa pendukungnya supaya masih jaga ketertiban dan keamanan umum, serta dalam mengemukakan gagasannya di muka umum tetaplah dikerjakan dengan damai, berakhlak, serta konstitusional.

Dia mengharap kondisi selalu aman.

“Saya berdoa pada Allah SWT, Tuhan Yang Maha Kuasa, mudah-mudahan kondisi aman damai serta teratur terus dijaga, walau ruangan buat rakyat untuk mengemukakan opini termasuk juga tindakan memprotes masih dibuka serta ditanggung oleh negara,” kata SBY.

Baca Juga : Demo di Bawaslu Membuat Bank Jakarta Bangkrut, Harga Ojol Sangat Tinggi!

“Kuncinya ialah memprotes apa pun bisa dikerjakan dengan bertanggungjawab, teratur, serta damai,” lebih Presiden ke enam RI ini.

Komisi Penentuan Umum awalnya menginformasikan hasil perhitungan nasional pilpres 2019, Selasa (21/5/2019) pagi hari.

Jokowi yang berpasangan dengan Ma’ruf Amin dikatakan memenangkan pemilihan presiden dengan pencapaian suara 85.607.362 atau 55,50 %. Sedang pencapaian suara Prabowo-Sandi sekitar 68.650.239 atau 44,50 %. Beda suara ke-2 pasangan sampai 16.957.123 atau 11 %.

Menyikapi hal tersebut, Prabowo mengatakan akan tempuh langkah sesuai dengan konstitusi.

“Faksi paslon 02 selalu lakukan semua usaha hukum sesuai dengan konstitusi dalam rencana bela kedaulatan rakyat yang hak-hak konstitusinya dirampas pada pemilu 2019 ini,” kata Prabowo.

Tubuh Pemenangan Nasional (BPN) pasangan Prabowo-Sandi juga mematikan akan ajukan tuntutan perselisihan hasil pemilihan presiden ke MK.

Hal tersebut ditetapkan dalam rapat internal BPN di tempat tinggal Prabowo, Jalan Kertanegara, Jakarta Selatan, Selasa (21/5/2019).

“Menanggapi pengumuman dari KPU mengenai hasil perhitungan nasional pada pagi hari barusan, rapat ini hari putuskan paslon 02 akan ajukan tuntutan ke Mahkamah Konstitusi,” tutur Direktur Advokasi serta Hukum BPN Sufmi Dasco Ahmad waktu didapati selesai rapat internal.