Viral Pernikahan Dibatalkan Suami, Istri Meronta-ronta Ikut Kekasih, Endingnya Diboyong Polisi

Viral Pernikahan Dibatalkan Suami, Istri Meronta-ronta Ikut Kekasih, Endingnya Diboyong Polisi

Viral Pernikahan Dibatalkan Suami, Istri Meronta-ronta Ikut Kekasih, Endingnya Diboyong Polisi

172jk.com – Viral hari ini tentang seorang suami sah yang membatalkan pemberkatan istrinya dengan pria lain.

Kisah yang biasanya hanya fiktif belaka ini rupanya terjadi di Deli Serdang Sumatera Utara pada Selasa (15/10/2019).

Dikutip dari Tribun Medan, Rina boru Nasution akan melakukan pemberkatan dengan calon suaminya Toni Sihombing di Gereja HKBP Delitua, Deli Serdang, Sumatera Utara.

Mulanya acara pemberkatan antara Toni Sihombing dan Rina boru Nasution berjalan dengan lancar.

Aura kebahagiaan terpancar di wajah calon pengantin itu.

Toni Sihombing mengenakan setelan jas sedangkan Rina boru Nasution tampil cantik dengan kebaya dan riasan layaknya pengantin adat setempat.

Namun suasana seketika berubah saat seorang lelaki datang dan mengacaukan momen sakral itu dengan mengajukan keberatan atas pernikahan yang akan dilaksanakan Rina dan Toni.

Rupanya, lelaki tersebut merupakan suami sah dari Rina boru Nasution.

Seketika, suasana pernikahan itupun menjadi buyar saat tahu jika Rina boru Nasution telah menipu Toni Sihombing beserta keluarganya.

Pasalnya, saat menjalin hubungan asma denga Toni Sihombing, Rina mengaku ia sebagai janda dan telah ditinggal suami meninggal dunia.

Mirisnya, Rina boru Nasution bukan hanya masih menjadi istri sah dari Eka Agustina, ternyata sudah memiliki anak tiga yang masih kecil.

Alhasil, pemberkatan pernikahan antara Rina boru Nasution dan Toni Sihombing ini dibatalkan Pendeta Doli Gultom.

Tak hanya itu saja, suasana yang mulanya khidmat menjadi ricuh tak karuan saat pihak keluarga Toni langsung meluapkan emosinya pada Rina.

Baca Juga : Diblok Nagita Selavina, Jessica Iskandar: Aku Buru-buru Minta Maaf

Toni Sihombing bahkan langsung menyeret Rina keluar gereja.

Mirisnya lagi, keluraga dari mempelai pria juga memaksa melepaskan cincin tanda cinta Toni Sihombing di jari manis Rina.

”Penipu dia. Penipu dia. Katanya janda ternyata dia masih punya suami, tiga anak yang sah,” teriak seorang pria di halaman HKBP Delitua, melansir TribunMedan.com, Rabu (16/10/2019).

Rina boru Nasution yang diperlakukan seperti itu oleh mantan calon suaminya pun tak terima dan menangis histeris.

Saat suasana heboh tersebut, beberapa orang tampak berusaha membawa Rina Nasution ke kantor polisi.

Rina pun meronta-ronta karena menolak dibawa.

Ia pun tampak menangis dan tidak terima diperlakukan begitu oleh pihak keluarga Toni Sihombing.

Rina boru Nasution pun berusaha hendak ikut bersama kekasihnya Toni Sihombing, namun keluarga Toni langsung menghadang dan melarang Rina mendekati Toni Sihombing.

Pihak Polsek Delitua yang mendengar keributan tersebut langsung mendatangi lokasi untuk melakukan pengamananan.

Tampak di lokasi Panit I Reskrim Ipda Bambang Wahid SH, Iptu AT Pakpahan SH dan Ipda Koster Aritonang SH Panit II Babinkamtibmas.

Tak mau terjadi kericuhan yang lebih besar, Rina Nasution, yang masih mengenakan pakaian perkawinan langsung dibawa petugas Shabara ke Polsek Delitua.

Di Polsek Delitua, Rina boru Nasution dibawa ke ruang Kanit Binmas.

”Kita konseling dulu wanita ini dengan suaminya,” ucap seorang pria di Polsek Delitua.

Kapolsek Delitua Kompol Efianto mengatakan, benar pihaknya telah memediasi sepasang pengantin yang gagal menikah tersebut.

“Kejadian tersebut terjadi pada Selasa (15/10/2019) pukul 11.00 WIB. Di mana Eka Agustina (pihak ketiga) bersama keluarganya yang datang dari Pematangsiantar melaporkan bahwa istri sahnya mau melangsungkan pernikahan dengan laki-laki lain tanpa persetujuannya. Pernikahan berlangsung di Gereja HKBP Deli Tua, dan menambahkan acara pernikahan tersebut telah dihentikannya,” kata Efianto.

Mendapat informasi tersebut, lanjut Kapolsek, pihaknya yakni Pawas bersama Iptu AT Pakpahan, Ipda Bambang, SH dan Beat 2 Delta mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP).

“Kemudian untuk menghindari hal hal yang tidak diinginkan. Atas permintaan keluarga Toni Afrizal Sihombing, agar pengantin wanita dibawa ke kantor polisi karena diduga telah menipu dengan mengaku gadis,” ungkapnya.

Informasi yang berhasil dihimpun, upaya polisi pun langsung mengamankan pengantin wanita ke Kantor Polsek Delitua

“Kami mengumpulkan ketiga pihak untuk mencari penyelesaian. Hasilnya, kesepakatan Toni dan Rina batal menikah. Keduanya memutuskan hubungan dan tidak mempunyai hubungan apapun,” katanya, Selasa (15/10/2019) malam.

Lebih lanjut antara Rina dan suami sahnya, sepakat menyelesaikan permasalahan mereka bersama keluarga mereka di Pematangsiantar dengan cara baik-baik tanpa ada kekerasan.

“Setelah kami mediasi, semua pihak bersedia menandatangani pernyataan bersama. Bahwa permasalahan akan diselesaikan secara kekeluargaan tanpa kekerasan,” pungkasnya.